Skl Kurtilas Dan Ktsp Hampir Sama

Peserta didik yang akan mengikuti ujian nasional (UN) tahun ini tidak perlu resah mengenai standar kompetensi lulusan (SKL) bagi mereka yang menjalani Kurikulum 2013 maupun yang masih menjalani Kurikulum 2006.
Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan standar kompetensi lulusan (SKL) antara Kurikulum 2013 hampir sama dengan Kurikulum 2006, sehingga bahan yang diujikan pun hampir sama.

“Kurikulum 2013 dengan Kurikulum 2006 itu 95 persen (materi) yang diujikan sama, standar kompetensi lulusan (SKL) sama, dan kisi-kisi juga sudah disusun, meliputi hal yang sama,” ujar Mendikbud ketika konferensi tamat tahun di Kantor Kemendikbud, Rabu (30/12/2015).
Hal itu juga ditegaskan kembali oleh Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam. Nizam mengatakan, kompetensi lulusan merupakan hal yang ingin dicapai setiap kurikulum. Penerapan kurikulum yang berbeda di sekolah-sekolah, menjadikan masyarakat melihat seakan-akan standar kompetensi lulusan dan bahan ujian nasional juga akan berbeda, padahal bahan yang terkandung dalam kedua kurikulum tersebut sama.

“UN itu kan mengukur sebagian dari kompetensi anak dalam hal capaian pengetahuan beberapa mata pelajaran tertentu. Sehingga dari mata pelajaran itu kami lihat dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum 2006. Kurikulum 2006 contohnya menghendaki anak Sekolah Menengah Pertama mengetahui bangkit segitiga, ihwal sudut, atau pangkat. Lalu kita lihat Kurikulum 2013, di sana ada juga bahan matematika untuk mengetahui ihwal itu. Ini kan sama. Kalau kita ngukur itu kan ukurannya sama, jadi yang diujikan juga sama,” tutur Nizam menyerupai diberitakan Kemendikbug.go.id, Selasa (5/1/2016).

Ia mengatakan, tujuan capaian pengetahuan atau standar kompetensi lulusan (SKL) atau kompetensi dasar (KD) antara Kurikulum 2013 dengan Kurikulum 2006 memang hampir sama. Hal itu juga yang disampaikan Kemendikbud ke Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam menciptakan kisi-kisi ujian nasional.

“Akhirnya diputuskanlah oleh BSNP bahwa kisi-kisinya sama. Makara (materi) ujiannya juga sama. Kalau ujiannya sama kan memudahkan pengguna soal dan pembuat soal. Bagi pengguna soal (siswa), kalau bahan ujiannya beda kan nanti dapat ribut di masyarakat. Misalnya yang nilainya 9 sama enggak dengan yang nilainya 7, alasannya yaitu kan soalnya berbeda?” ujar Nizam.
Ia kembali menegaskan, bahan ujian nasional tahun pelajaran 2015/2016 untuk Kurikulum 2013 hampir sama dengan Kurikulum 2006 sehingga siswa dan guru tidak perlu khawatir dengan adanya perbedaan standar kompetensi lulusan (SKL).

Subscribe to receive free email updates:

loading...