Ini Seni Administrasi 4 C Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta semua pihak berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal itu coba diwujudkan memakai seni administrasi 4C.

Creativity atau kreativitas menjadi C yang pertama dalam seni administrasi 4C ala Anies. Ia menganggap kreativitas yakni salah satu komponen penting dalam otak anak, yang seharusnya sanggup terus terlatih dan dilatih di sekolah. Ia berharap di masa depan, belum dewasa sekolah sanggup menjawab soal ujian sesuai kreativitas mereka, sehingga tidak lagi nenjawab sekadar soal pilihan ganda.

Critical Thingking atau berpikir kritis menjadi C yang kedua. Ia menjelaskan salah satu manfaat dari menumbuhkan kemampuan berpikir kritis kepada anak, yakni bisa menangkal paham-paham radikal yang sanggup ditangkap otak sebagai pandangan gres yang tidak masuk akal. Tentu ini menjadi penting mengingat paham-paham radikal cukup menjadi perhatian utama Indonesia belakangan.

Communication atau komunikasi menjadi C yang ketiga. Anies menuturkan salah satu bentuk kasatmata dari bab ini yakni terdapatnya komunikasi, antara setiap pelaku pendidikan demi peningkatan kualitas pendidikan.

Sedangkan C yang terakhir ada colaboration atau kolaborasi, yang dibutuhkan terjadi oleh dan kepada setiap elemen masyarakat.

Demi mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan tersebut, Anies menegaskan semua pihak harus bisa dan mau menunjukkan peran, khususnya untuk dipraktikkan dan tidak sekadar teori. Dengan seni administrasi 4C, Anies berharap setiap pelaku pendidikan serta anak sanggup siap siaga, dalam menghadapi masa transisi menuju persaingan bebas.

"Dengan itu tentu kita bisa meningkatkan mutu pendidikan, tentu dengan tugas dari setiap pelaku pendidikan," kata Anies, Sabtu (6/2).

Subscribe to receive free email updates:

loading...