Guru Agama Dan Guru Madrasah Wajib Memiliki Npk, Ini Syaratnya!

NPK Diterbitkan Melalui Aplikasi Simpatika
Mulai tahun 2016 yang lalu, guru agama dan guru madrasah wajib mempunyai NPK. Penerbitan NPK (Nomor PTK Kemenag) bagi PTK dalam binaan Direktorat Pendidikan Madrasah harus segera ditindaklanjuti oleh masing-masing guru.

NPK (Nomor PTK Kemenag)merupakan isyarat identitas unik yang terdiri dari 13 digit numerik yang ditujukan bagi PTK madrasah yang bertugas pada satuan manajemen pangkal (Satminkal) madrasah pada Kementerian Agama. NPK (Nomor PTK Kemenag)akan diterbitkan secara otomatis melalui SIMPATIKA menurut alur yang sudah ditentukan.

Penerbitan NPK (Nomor PTK Kemenag) memperhatikan data portofolio PTK dengan ketentuansebagai berikut

1. PTK berstatus PNS aktif, atau;
2. PTK pemilik NUPTK aktif;
3. PTK  bukan PNS dan Non NUPTK, berlaku syarat khusus sebagai berikut:

  • Kualifikasi pendidikan minimal D4/S-1
  • Minimal 2 (dua) tahun berstatus sebagai PTK tetap pada Satminkal Madrasah, 
  • Bagi pendidik (guru) mempunyai riwayat mengajar dalam 4 (empat) semester berturut-turut dalam 2 (dua) tahun terakhir. 

NPK akan dipakai sebagai syarat dasar bagi para PTK binaan Direktorat Pendidikan Madrasah berpartisipasi aktif pada program-program Pendidik dan Tenaga Kependidikan ibarat Penetapan Peserta Sertifikasi Guru, Tunjangan Profesi, Penilaian Kinerja Guru dan kegiatan lain yang berkaitan dengan pendidik dan tenaga kependidikan.

NPK akan bermanfaat sekali bagi PTK binaan Direktorat Pendidikan Madrasah. NPK sebagai syarat utama dalam penjaringan calon penerima sertifikasi guru bagi guru madrasah yang melakukan kiprah di Satminkal binaan Kemeterian Agama.

NPK juga dijadikan syarat utama penerbitan NRG Khusus bagi Guru madrasah yang melakukan kiprah di Satminkal binaan Kemeterian Agama. NPK sebagai syarat validasi data dalam keikutsertaan para guru dan tenaga kependidikan madrasah dalam aktivitas yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama

Subscribe to receive free email updates:

loading...