Pgri Seruan Jadi Organisasi Profesi

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo semoga organisasi beranggotan para guru itu menjadi organisasi profesi. Tujuannya semoga organisasi itu sanggup mengangkat guru secara profesional sebagaimana organisasi profesi lainnya.
PGRI

"PGRI minta dipertimbangkan sebagai jadi organisasi profesi. Di Indonesia guru sebagai profesi itu gres dibanding dokter, akuntan atau lawyer," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai mendampingi Joko Widodo mendapatkan pengurus PGRI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10).

Ia mengakui kendati ada beberapa organisasi guru, namun belum ada organisasi yang menangani profesi guru. Padahal, profesionalisme guru sangat ditentukan bahkan menjadi tanggung jawab organisasi profesi.  Menurut dia, organisasi profesi guru seharusnya sanggup seolah-olah Ikatan Dokter Indonesia yang sanggup mengangkat sarjana kedokteran menjadi dokter profesional.

"Seperti dokter, yang menjadi penanggung jawab ya IDI. Perguruan tinggi tidak punya wewenang mendidik profesi dan hanya cukup hingga level sarjana. Rektor sanggup mewisuda sarjana kedokteran tapi yang mengambil sumpah ya asosiasi dokter," ujarnya.

Ia menyampaikan dalam pertemuan itu, Presiden sangat merespon saran dan tawaran PGRI, termasuk tawaran menjadi organisasi profesi.

"Untuk hal lebih teknis akan dibahas Kemendikbud sebagai pembantu Presiden," imbuhnya.

Pada pertemuan itu, Muhadjir menyampaikan PGRI mengundang Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Guru secara nasional sekaligus Hari Ulang Tahun PGRI yang akan dilaksanakan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu 27 November 2016.

"Presiden berkenan hari ke program itu," katanya.

Subscribe to receive free email updates:

loading...