Pemerintah Diminta Menetapkan 5 Oktober Jadi Hari Guru Nasional

Pelaksanaan Hari Guru Nasional (HGN) yang dirangkaikan dengan HUT PGRI ke-71 menuai protes dari sejumlah organisasi guru yaitu FSGI,  FGII, IGI, PERGUNU, JIST, dan PGSI.

Retno Listiyarti

Mereka menyayangkan rundown program HGN yang sudah dirancang dan ditetapkan bersama dalam rapat panitia secara dadakan diganti di dalam rapat Karungga Istana atas proposal PGRI. 

Menurut Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti, panitia bersama yang melibatkan seluruh organisasi profesi merasa ditelikung ketika rundown program dikuasai PGRI yang juga episode dari panitia bersama. 

Kesepakatan yang dilanggar di antaranya yakni tidak ada lagu mars satu pun organisasi guru termasuk Mars PGRI, presiden tidak diminta menggunakan seragam salah satu organisasi guru tapi presiden malah diminta menggunakan batik PGRI. 

"Bahkan sempat ada insiden kecil ketika guru-guru dari IGI tampil, di mana penerima dari PGRI ribut menyoraki, tidak menghargai pengisi  acara," ujar Retno, Senin (28/11). 

Retno berpendapat, semua hal ini terjadi dikarenakan PGRI berlindung di balik Keppres 78/1994 ihwal penetapan hari guru nasional yang sudah kadaluarsa seluruh konsiderannya dan dasar hukumnya,  bahkan ditandatangani Presiden RI kedua. Padahal kini sudah presiden ketujuh.

"HGN ditetapkan pada HUT PGRI sebab ketika itu organisasi guru masih tunggal hanya PGRI. Namun seiring dengan lahirnya UU 14/2005 ihwal guru dan dosen yang mengamanatkan organisasi guru tidak tunggal lagi," ucapnya.

Atas dasar itu maka di program peringatan HGN 2016, seluruh organisasi guru memohon kepada Presiden RI untuk mencabut Kepres 78/1994 dan memutuskan HGN tidak didasarkan pada salah satu HUT organisasi profesi. 

"Kami usulkankan Hari Guru Internasional 5 Oktober ditetapkan pemerintah sebagai HGN mulai 2017. Ini sesuai konvensi Paris 1942. Kami juga berencana menghadap presiden bahu-membahu untuk memperjuangkan hal ini," pungkas Retno. jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

loading...