Inilah Pihak Yang Terlibat Dalam Pengisian Aplikasi Pmp 2017

Pihak yang Terlibat dalam PMP

Salah satu tahapan yang harus dilakukan dalam menjalankan penjaminan mutu pendidikan baik secara internal maupun eksternal yaitu melalui pemetaan mutu pendidikan. Melalui pemetaan mutu pendidikan balasannya diperoleh peta mutu pendidikan yang sanggup dimanfaatkan oleh sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah sebagai pola dalam perencanaan perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan sesuai kewenangan masing-masing.

Sekolah melaksanakan acara pemetaan mutu melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dan memberikan hasil penilaian tersebut dalam bentuk data dan warta sesuai dengan instrumen pemetaan mutu yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dengan ketentuan yang ada. Hasil istrumen tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi PMP untuk dianalisis lebih lanjut supaya sanggup dilakukan pemetaan mutu pendidikan.

Dalam acara pemetaan mutu pendidikan ini melibatkan banyak sekali pihak yang mempunyai kiprah masing-masing. Berikut ini disampaikan pihak-pihak yang terlibat dalam

1. Warga sekolah yang memperlihatkan data dan warta pada level sekolah yaitu:
a. Kepala sekolah
b. Perwakilan guru

  • minimal 1 guru per tingkat kelas untuk SD
  • minimal 1 guru pendidikan agama serta pendidikan jasmani dan kesehatan pada SD
  • total perwakilan guru minimal 8 - 10 guru

c. Perwakilan siswa, dengan ketentuan

  • minimal 5 siswa per tingkat kelas (siswa SD hanya untuk kelas 4 – 6).
  • total perwakilan siswa minimal 15 siswa tiap sekolah.

d. Perwakilan komite sekolah

  • minimal 1 orang perwakilan pimpinan komite
  • minimal 2 orang perwakilan orangtua siswa

e. Pengawas yang merupakan pengawas pembina/manajerial

  • menggunakan instrumen berupa kuesioner pemetaan mutu pendidikan 
  • instrumen dikembangkan oleh Dirjen Dikdasmen

2. Pengawas sekolah dan/atau petugas pemetaan mutu yang telah dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan untuk melaksanakan proses verifikasi dan validasi atas data yang akan disampaikan oleh sekolah.

3. Petugas pemetaan mutu atau operator DAPODIK sanggup dilibatkan untuk membantu sekolah dalam merekam dan mengirimkan data dan warta pemetaan mutu melalui aplikasi pengumpulan data yang ada di sekolah.

4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dibantu oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan bekerja sama dengan pemerintah tempat untuk mengkoordinir supaya seluruh sekolah sanggup terpetakan mutunya

Subscribe to receive free email updates:

loading...