Alasan Mendikbud Berlakukan Sekolah 5 Hari Per Minggu

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menerapkan kebijakan 5  hari sekolah dalam seminggu. Pada hari Sabtu dan Ahadn akan menjadi hari libur baik bagi murid maupun guru.Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, kebijakan ini sudah sesuai dengan standar kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena, dalam 5  hari kerja tersebut, waktu pembelajaran minimum menjadi 8  jam. Sehingga, dalam sepekan guru-guru akan mengajar selama 40 jam.
Mendikbud

“Alasannya nanti sudah diperpanjang waktu belajarnya. Minimun delapan jam itu. Makara bila minimum delapan jam, bila 5 hari masuk, jadi udah 40 jam per minggu. Dan tersebut sudah sesuai standar kerja ASN untuk guru, jadi bila sudah itu telah melampaui standar kerja ASN sehingga guru mengikuti standar itu,” kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6).



Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata menyampaikan kebijakan 5  hari sekolah dalam sepekan akan mulai diterapkan Juli 2017. Menurut dia, pemerintah sedang mengodok regulasi terkait kebijakan ini. Sementara terkait regulasi yang mengatur waktu kerja guru dan kepala sekolah, kata dia, sudah tertuang dalam PP No sembilan belas Tahun 2005.



Ia memaparkan, dalam hukum tersebut, waktu kerja guru dan kepala sekolah mencapai empat puluh jam per pekan dengan waktu istirahat sekitar 30 menit per hari, atau waktu kerja aktif 37,5 jam per pekan.



Pemberlakuan Sekolah 5 Hari Seminggu Sesuai Standar ASN



Pemberlakuan sekolah 5  hari dalam 1  pekan sudah sesuai dengan standar kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, jam berguru sekolah pun akan diubahsuaikan dengan jam kerja ASN, ialah 8  jam.



"Jadi, bila minimum 8  jam dan 5  hari masuk maka telah empat puluh jam per minggu. Tersebut sudah sesuai standar kerja ASN untuk guru," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6).



Dengan demikian, Muhadjir menyatakan, pengurangan hari berguru di sekolah tak lantas mengurangi waktu belajar. Sebab, jam berguru setiap hari bertambah, walaupun hari sekolah berkurang.



Ia menyatakan jam berguru di sekolah setiap hari menjadi delapan  jam. "Sudah diperpanjang waktu belajarnya. Minimun 8 jam itu. Makara bila sudah itu telah melampaui standar kerja ASN sehingga guru mengikuti standar itu,” kata dia.



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menerapkan kebijakan 5  hari sekolah dalam seminggu. Sabtu dan Minggu pun bakal menjadi hari libur bagi nasional baik bagi murid maupun guru.



Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata menyampaikan kebijakan 5  hari sekolah dalam seminggu bakal mulai diterapkan Juli 2017 atau pada tahun aliran baru.



Menurut ia, pemerintah sedang mengodok regulasi terkait kebijakan ini. Terkait regulasi yang mengatur waktu kerja guru dan kepala sekolah, ia menyebut, sudah tertuang dalam PP No 19 Tahun 2005.



Ia menjelaskan, dalam hukum tersebut, waktu kerja guru dan kepala sekolah mencapai empat puluh jam per pekan dengan waktu istirahat sekitar 30 menit per hari, atau waktu kerja aktif 37,5 jam per pekan.





Sabtu Libur, Waktu Belajar Siswa Ditambah Makara delapan Jam Sehari



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberlakukan waktu sekolah selama 5  hari dalam sepekan, yaitu Senin sampai Jumat.



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi menjelaskan sistem tersebut bakal berlaku pada tahun aliran baru.



Dengan pengaturan waktu tersebut maka pihaknya menetapkan waktu sekolah menjadi minimal 8  jam.‎ "Jadi bila minimum delapan  jam, bila lima  hari masuk, jadi udah empat puluh jam per minggu," ucap Muhajir di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6/2017).



Menurut Muhajir, pengaturan kala itu telah sesuai standar aparatur sipil negara (ASN) guru. Sehingga nanti guru akan mengikuti standar ASN.



Muhajir mengakui selama ini waktu sekolah dari Senin-Jumat, dan Sabtu dipakai untuk aktivitas ekstakurikuler. Maka siswa bakal libur pada hari Sabtu jika kebijakan bersekolah Senin sampai Jumat telah diterapkan



"Iya betul. (nanti murid) Full libur," kata Muhajir usai menghadap Presiden Joko Widodo.

Subscribe to receive free email updates:

loading...