Inilah Beliau Salah Satu Penyebab Kepala Lab Dan Kepala Perpustakaan Tidak Diakui

dapodikblog.com (23/11/2017) - Adakah diantara antara anda para guru yang mempunyai kiprah komplemen sebagai Kepala Lab atau Kepala Perpustakaan hingga ketika ini tidak valid di Info GTK ? Mungkin anda sedang mengalami kondisi menyerupai uraian berikut ini. Simak ya..

Pada lampiran Permendikbud No. 12 Tahun 2016 ihwal Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah disebutkan bahwa Kepala satuan pendidikan atas persetujuan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota/provinsi sesuai dengan kewenangannya sanggup mengangkat 1 (satu) orang guru yang mempunyai kompetensi yang memadai sebagai kepala laboratorium pada SMP/SMA/SMK.


Selain memenuhi kualifikasi dan kompetensi sebagai Kepala Laboratorium sesuai dengan Permendiknas No. 26 Tahun 2008 ihwal Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah, maka kondisi sarana dan prasarana yang ada di sekolah juga perlu diperhatikan. Apakah memang di sekolah tersebut memang cocok dan membutuhkan seorang Kepala Laboratorium. Misalnya saja, apakah di sekolah tersebut memang sudah tersedia laboratorium atau tidak. Begitu juga apakah di dalam laboratorium tersebut tersedia sarana dan prasarananya. Jangan hingga di laboratorium itu kosong tidak mempunyai alat/bahan praktikum, bahkan meja bangku sebagai penunjang acara praktikum.

Contoh perkara mungkin sering terjadi pada sekolah-sekolah yang mempunyai siswa banyak, di mana jumlah prasarana yang tersedia terutama ruang kelas yang tidak mencukupi untuk menampung jumlah rombel yang ada sehingga ruang laboratorium terpaksa digunakan menjadi ruang kelas. 

Jika ruang laboratorium dijadikan menjadi ruang kelas, maka otomatis terbaca bahwa sekolah tersebut tidak mempunyai laboratorium. Sehingga pada sekolah tersebut Kepala Sekolahnya tidak sanggup mengangkat seorang Kepala Laboratorium. Kalaupun mengangkat Kepala Lab pada sekolah yang kondisinya menyerupai itu maka kiprah komplemen Kepala Labnya menjadi tidak valid.

Hal ini dibenarkan oleh Bp. Nazarudin (admin Tunjangan Dirjen GTK Kemdikbud) ketika ditanyakan pada media umum Facebooknya.

Selengkapnya klarifikasi Bp. Nazarudin

Tanya : Mohon maaf pagi-pagi nanya pak… Kalau ruang lab digunakan jadi kelas, kiprah komplemen Ka Lab sanggup diakui tak ?
Nazarudin Kompetan : Gal ah … Kan jadi ga punya lab.
 Adakah diantara antara anda para guru yang mempunyai kiprah komplemen sebagai Kepala Lab ata INILAH DIA SALAH SATU PENYEBAB KEPALA LAB DAN KEPALA PERPUSTAKAAN TIDAK DIAKUI

Kondisi menyerupai ini tentu saja berlaku untuk Kepala Perpustakaan. Meskipun contohnya persyaratan lain sudah memenuhi contohnya adanya koleksi minimal seribu judul buku, mempunyai akta sebagai Kepala Perpustakaan tetapi bila perpustakaannya dijadikan kelas maka kiprah tambahannya sebagai kepala perpustakaan menjadi tidak valid, sebab sekolah tersebut terbaca sebagai sekolah yang tidak mempunyai perpustakaan.

Sumber http://www.al-maududy.com/

Subscribe to receive free email updates:

loading...