Peraturan Bkn Ihwal Tata Cara Derma Cuti Pegawai Negeri Sipil Dan Contohnya

TATA CARA PEMBERIAN CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL-Bahwa sesuai ketentuan Pasal 3 10 Peraturan Pemerintah Nomor 1 I Tahun 2OL7 wacana Manajemen Pegawai Negeri Sipil,dinyatakan bahwa cuti Pegawai Negeri Sipil terdiri atas cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti sebab alasan penting, cuti bersama, dan cuti di luar tanggungan negara.


Bahwa untuk menjamin keseragaman dan tertib manajemen dalam pinjaman cuti Pegawai Negeri Sipil dan untuk melakukan ketentuan Pasal 34I Peraturan Pemerintah Nomor 1 1 Tahun 20 17 wacana Manajemen Pegawai Negeri Sipil, tata cara pinjaman cuti bagi Pegawai Negeri Sipil perlu ditetapkan dengan Peraturan Badan Kepegawaian Negara.


Peraturan Badan ini dipakai sebagai aliran bagi Pejabat Pembina Kepegawaian dan Pegawai Negeri Sipil yang berkepentingan dalam pelaksanaan cuti Pegawai Negeri Sipil.


1. Cuti ialah keadaan tidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu.
2. Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat PNS ialah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan.

3. Pejabat Pembina Kepegawaian yang selanjutnya disingkat PPK ialah pejabat yang memiliki kewenangan memutuskan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai ASN dan training manajemen ASN di Instansi Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

4. Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti ialah PPK atau pejabat yang menerima delegasi sebagian wewenang dari PPK untuk menawarkan cuti.

5. Tim Penguji Kesehatan ialah suatu tim yang dibuat oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan yang beranggotakan dokter pemerintah untuk menguji kesehatan PNS.
 TATA CARA PEMBERIAN CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL PERATURAN BKN TENTANG TATA CARA PEMBERIAN CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN CONTOHNYA

TATA CARA PERMINTAAN DAN PEMBERIAN CUTI
A. Cuti Tahunan
B. Cuti Besar
C. Cuti Sakit.
D. Cuti Melahirkan
E. Cuti Karena Alasan Penting.
F. Cuti Bersama.
G. Cuti di Luar Tanggungan Negara.

Itulah klarifikasi singkat tengtang PERATURAN BKN TENTANG TATA CARA PEMBERIAN CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL TERBARU. Silahkan lebih lengkapnya lagi. Silahkan download pada link yang sudah kami sediakan di bawah ini. 


Sumber http://www.dapodikmadura.com/

Subscribe to receive free email updates:

loading...