Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair

Info Gtk Dan Dapodik |
Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada tanggal 5 Mei 2017 telah menetap Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017.

Permendikbud tersebut membahas perihal Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak , Sekolah Dasar , Sekolah Menengah Pertama , Sekolah Menengah Atas , Sekolah Menengah Kejuruan , atau Bentuk Lain yang Sederajat.

Jika anda belum memperoleh Permendikbud itu , segeralah untuk mengunduhnya di website dapodikdasmen.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair


Apa sih isi dari Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017?

Isi dari Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 ialah mengenai banyak sekali hal yang terkait dengan Penerimaan penerima didik baru.

Salah satu poin utama yang dibahas ialah mengenai Aturan Jumlah Peserta Didik. Poin ini sangat penting untuk dipahami karena berafiliasi dengan cair atau tidaknya sertifikasi guru.

Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair

Adapun aturan mengenai Jumlah penerima didik di dalam satu Rombongan Belajar tertuang dalam BAB V Permendikbud ini.

Adapun isinya ialah sebagai berikut:

  1. Jenjang Pendidikan SD di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit ialah 20 (dua puluh) penerima didik dan paling banyak 28 (dua puluh delapan) penerima didik
  2. Jenjang Pendidikan SMP di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit ialah 20 (dua puluh) penerima didik dan paling banyak ialah 32 (tiga puluh dua) penerima didik
  3. Jenjang Pendidikan SMA di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit ialah 20 (dua puluh) penerima didik dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) penerima didik
  4. Jenjang Pendidikan SMK di dalam satu kelas berjumlah paling sedikit ialah 15 (lima belas) penerima didik dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) penerima didik
  5. Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di dalam satu kelas berjumlah paling banyak ialah 5 (lima) penerima didik
  6. Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) di dalam satu kelas berjumlah paling banyak ialah 8 (delapan) penerima didik.

Ketentuan mengenai jumlah penerima didik di dalam 1 (satu) Rombongan Belajar sebagaimana yang dimaksud di atas mampu dikecualikan paling banyak ialah 1 (satu) Rombongan Belajar di dalam 1 (satu) tingkat kelas.

Jumlah Rombel pada Sekolah

Adapaun aturan Jumlah Rombongan Belajar pada Sekolah ialah sebagai berikut:

  1. Jenjang Pendidikan SD atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 6 (enam) dan paling banyak ialah 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar , untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 4 (empat) Rombongan Belajar
  2. Jenjang Pendidikan SMP atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 33 (tiga puluh tiga) Rombongan Belajar , untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 11 (sebelas) Rombongan Belajar
  3. Jenjang Pendidikan SMA atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 36 (tiga puluh enam) Rombongan Belajar , untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 12 (dua belas) Rombongan Belajar
  4. Jenjang Pendidikan SMK atau bentuk lain yang sederajat jumlah rombel paling sedikit ialah 3 (tiga) dan paling banyak ialah 72 (tujuh puluh dua) Rombongan Belajar , untuk masing-masing tingkat paling banyak ialah 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar.

Setelah membaca dan memahami penjelasan di atas , maka kita sebagai pengelola sekolah harus menaati apa yang sudah ditetapkan.

Perhatikanlah pada poin jumlah penerima didik dalam satu rombel. Jangan hingga , penerima didik di sekolah anda kurang atau bahkan melebihi batas ketentuan yang telah diatur.

Seperti yang tertuang dalam aturan tersebut , setiap jenjang pendidikan mempunyai batas minimal dan maksimal yang berbeda-beda.

Anda harus memahami masing-masing aturan batas jumlah penerima didik tersebut dengan baik dan benar.

Hal ini sangat penting , karena jikalau jumlah penerima didik dalam satu rombel kurang atau melebihi ketentuan dapat menimbulkan data GTK menjadi TIDAK VALID. Sehingga sertifikasi tidak mampu cair.

Demikianlah isu mengenai Aturan Jumlah Peserta Didik dalam Satu Rombel Agar Sertifikasi Cair yang mampu kami sampaikan kepada anda semuanya.

Adapun diksi lengkapnya mampu anda baca di dalam Permendikbud tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

loading...