Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017

Info Gtk Dan Dapodik |
Sebentar lagi masa penerimaan Calon Peserta Didik gres untuk Tahun Pelajaran 2017/2018 akan segera diselenggarakan. Untuk itu , calon peserta didik dan orang tua/wali harus mengerti banyak sekali ketentuan terkait penerimaan siswa baru.

Salah satunya yaitu mengenai Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017. Khusus untuk sekolah negeri , tahap seleksi wajib dilakukan. Semua calon siswa harus mengikuti tahapan seleks yang telah ditentukan di dalam juknis.

Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017
Image Source: Pixabay.com.


Lalu bagaimana Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Jenjang Pendidikan SD/Sederajat


Aturan Seleksi calon peserta didik gres Tahun 2017 untuk kelas 1 (satu) SD atau bentuk lainnya yang sederajat itu harus mempertimbangkan banyak sekali kriteria dengan mempergunakan urutan prioritas yang sesuai dengan daya tampung masing-masing sekolah , berdasarkan dari ketentuan rombelnya yaitu sebagai berikut:

  • Usia calon peserta didik paling rendah 6 Tahun pada tanggal 1 juli. Apabila calon siswa berusia 7 tahun maka wajib diterima. Hal ini sesuai dengan ketentuan pada Juknis tepatnya dalam Pasal 5 ayat (1)
  • Jarak antara tempat tinggal calon peserta didik menuju ke Sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi yang berlaku.

Di dalam proses seleksi calon peserta didik gres untuk kelas 1 (satu) jenjang pendidikan SD atau bentuk lainnya yang sederajat tidak perlu dilaksanakan banyak sekali tes masuk , mulai dari tes membaca , menulis , dan berhitung.

Jenjang Pendidikan SMP/Sederajat

Untuk Seleksi calon peserta didik gres kelas 7 (tujuh) jenjang pendidikan SMP atau bentuk lainnya yang sederajat harus mempertimbangkan banyak sekali kriteria dengan menggunakan urutan prioritas yang sesuai dengan daya tampung masing-masing sekolah berdasarkan dari ketentuan rombongan mencar ilmu yaitu sebagai berikut:

  • Jarak antara tempat tinggal menuju ke sekolah sesuai dengan aturan ketentuan zonasi yang ada
  • Usia peserta paling tinggi yaitu 15 tahun. Hal ini sesuai dengan ketentuan didalam Juknis sebagaimana yang tertera di dalam Pasal 6 aksara a
  • Nilai hasil ujian dikala berada di jenjang SD atau bentuk lainnya  yang sederajat
  • Prestasi calon peserta didik , baik di bidang akademik maupun non-akademik yang diakui oleh pihak Sekolah berdasarkan kewenangan di daerahnya masing-masing.

Jenjang Pendidikan SMA , SMK/Sederajat

Untuk seleksi calon peserta didik gres kelas 10 (sepuluh) jenjang pendidikan SMA , SMK , atau bentuk lainnya yang sederajat harus mempertimbangkan banyak sekali kriteria dengan mengacu pada urutan prioritas yang sesuai dengan daya tampung berdasarkan dari ketentuan rombongan mencar ilmu yaitu sebagai berikut:

  • Jarak antara tempat tinggal menuju ke sekolah sesuai dengan aturan ketentuan zonasi yang ada
  • b. Usia calon peserta didik gres paling tinggi yaitu 21 tahun. Hal ini sebagaimana yang tertera pada Juknis dalam Pasal 7 ayat (1) aksara a
  • SHUN dikala berada di jenjang pendidika SMP atau bentuk lainnya  yang sederajat
  • Prestasi calon peserta didik , baik di bidang akademik maupun non-akademik yang diakui oleh pihak Sekolah .

Jarak antara tinggal tempat calon peserta didik menuju ke Sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi yang berlaku , sebagaimana yang ada pada ayat (1) aksara a , kecuali bagi para calon peserta didik gres pada jenjang pendidikan SMK atau bentuk lainnya yang sederajat.

Khusus untuk calon peserta didik pada jenjang pendidikan SMK atau bentuk lainnya yang sederajat , selain mengikuti proses seleksi yang sudah tertera , Sekolah juga dapat melaksanakan seleksi dalam hal bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian/program keahlian/kompetensi keahlian yang dipilih oleh masing-masing calon peserta didik.

Tentunya tes bakat dan minat tersebut harus menggunakan banyak sekali kriteria yang telah ditetapkan oleh Sekolah dan institusi pasangan/asosiasi profesi dari pihak SMK tersebut.

Sedangkan bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat sendiri , mampu melaksanakan seleksi selain yang tertera pada penjelasan di atas atau menggunakan tes bakat skolastik atau tes potensi akademik dari masing-masing calon peserta didik.

Demikianlah gosip mengenai Aturan Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2017 yang dapat kami sampaikan.

Subscribe to receive free email updates:

loading...