Sebarkan!!! Himbauan Dari Presiden Joko Widodo : Kip Untuk Keperluan Sekolah, Jangan Untuk Beli Pulsa

Sebarkan!!! Himbauan Dari Presiden Jokowi : KIP Untuk Keperluan Sekolah, Jangan Untuk Beli Pulsa | Pemerintahan presiden Jokowi mempunyai banyak sekali kegiatan untuk melaksanakan pemerataan ekonomi. Berbagai macam pertolongan diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan pertolongan dari negara. Bantuan-bantuan tersebut dikemas dalam banyak sekali bentuk "Kartu Sakti". Salah satu kartu sakti yang diperuntukkan bawah umur kurang bisa semoga tetap bisa sekolah ialah KIP atau Kartu Indonesia Pintar.

Kartu Indonesia Pintar yang sudah diberikan kepada masyarakat dengan variasi nomnila 225.000 dan 450.000 selayaknya digunakan untuk keperluan sekolah, alasannya ialah memang itu tujaun dari pemerintah. Namun pada kenyataannya tidak sedikit masyarakat yang menyalah gunakan pertolongan tersebut sehingga penggunannya tidak sempurna sasaran. Hal ini juga pastinya disadari betul oleh pemerintah sehingga dikala Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama jajaran menteri kabinet kerja membagikan pertolongan sosial non-tunai melalui bermacam-macam “kartu sakti” kepada masyarakat di Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu, (8/1/2017) menyinggung hal tersebut dengan berkata :


"Saya titip betul-betul digunakan untuk keperluan yang bekerjasama dengan sekolah, misalnya beli buku, beli sepatu, beli seragam, beli tas. Jangan digunakan untuk beli pulsa, jikalau ada yang tertangkap berair Kartu Indonesia Pintar digunakan untuk beli pulsa kartunya akan dicabut,"

Pesan Presiden tersebut disampaikan kepada peserta kartu di Lapangan Masjid Al-Djunaid, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Bumirejo, Kota Pekalongan.  Lihat sumber info resmi di www.kemdikbud.go.id

Pesan tersebut tentunya bukan semata-mata Kartu Indonesia Pintarh dihentikan untuk beli pulsa saja, sedangkan untuk beli hal-hal diluar kepentingan sekolah lainnya boleh. Misal untuk beli perhiasan, untuk bayar pajak motor, untuk piknik keluarga, untuk kegiatan ulanga tahunan dan pengeluaran-pengeluaran lain di luar kepentingan sekolah anak. Presiden juga menunjukkan peringatan kepada pemegan KIP dalam hal ini orang renta atau wali murid, jangan hingga hal tersebut dilakukan (membelanjakan KIP untuk kepentingan di luar kepentigan sekolah). Jika itu dilakukan maka KIP akan dicabut.

Informasi ini saya rasa sangat penting untuk disebar luarkan atau diinformasikan kepada para siswa dan orang renta atau wali siswa, semoga mereka mengetahui betul wacana penggunakan KIP secara benar. Jangan sampai, meskipun sudah mendapatkan pertolongan dari pemerintah tapi kebutuhan sekolah anak tidak terpenuhi. Misal, sepatu tidak punya, tas sekolah tidak punya, alat tulis tidak punya dan kebutuhan lainnya. Semoga tujuan pemerintah menerbitkan KIP bisa tercapai, yaitu mencerdaskan seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Subscribe to receive free email updates:

loading...