Aplikasi Kkm Sd K13 Edisi Revisi Serta Pemetaan Kd


Penentuan nilai KKM di Sekolah Dasar (SD) penting dilaksanakan buat merawat standar mutu pendidikan didasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal. Paling tidak siswa sesegera mungkin menemukan nilai mimimal setara dengan KKM, lebih tinggi nilainya makin bagus.

 
Aplikasi KKM SD K13 ialah aplikasi yang dibentuk untuk memudahkan guru buat mematokkan nilai KKM. Aplikasi edisi revisi ini juga ditambahi Kompetensi Dasar (SD). Makara silahkan manfaatkan aplikasi ini buat mempermudahkan kerja guru di sekolah.

Aplikasi KKM SD13 edisi revisi dimantapkan oleh guru yang peduli dengan pernyebaran teknologi pendidikan dengan memanfaatkan Microsoft Office Excel.

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan dengan mempertimbangkan: Karakteristik penerima didik, Karakteristik Mata Pelajaran, Guru serta Daya dukung. Berikut ini merupakan contoh mekanisme penentuan KKM: 

1. Hitung hitungan Kompetensi Dasar (KD) tiap muatan pelajaran tiap kelas dalam satu tahun pelajaran

2. Tentukan komponen-komponen yang diantaranya aspek kompleksitas, intake, pendidik serta daya dukung. Komponen tersebut adalah:

a. Komponen-komponen yang dapat dimasukkan aspek kompleksitas, antara lain hitungan KD serta karakterististik KD muatan pelajaran (misalnya, status kesulitan, kedalaman serta keluasan KD).

b. Komponen-komponen yang dapat dimasukkan aspek intake, antara lain hasil observasi awal siswa, hasil berguru siswa dari tahun pelajaran sebelumnya, serta nilai hasil ujian sekolah dari tahun temuan lebih awal

c. Komponen-komponen yang dapat dimasukkan aspek pendidik serta daya dukung, antara lain kompetensi pendidik (nilai UKG), rasio pendidik serta murid dalam satu kelas, ratifikasi sekolah serta sarana prasarana sekolah.

3. Tentukan nilai buat tiap aspek dengan skala 0-100 dengan mempertimbangkan Perihal berikut:

a. Karakteristik Mata/Muatan pelajaran (Kompleksitas) Karaktersitik mata/muatan pelajaran memperhatikan kompleksitas KD dengan mengamati kata kerja yang terkandung terhadap KD tersebut serta didasarkan data empiris dari pengalaman guru dalam membelajarkan KD tersebut pada waktu sebelumnya. makin tinggi aspek kompleksitas materi/ kompetensi, makin menantang guru buat menaikkan kompetensinya.

b. Karaktersitik Peserta Didik (Intake) Karakteristik penerima didik (intake) memperhatikan nilai mutu penerima didik yang bisa diidentifikasi antara lain didasarkan hasil evaluasi awal penerima didik, serta nilai rapor sebelumnya. makin tinggi aspek intake, makin tinggi pula nilai KKMnya.

c. keadaan Satuan Pendidikan (Pendidik serta Daya Dukung) Aspek guru serta daya dukung antara lain memperhatikan ketersediaan guru, kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata temuan yang diampu, kompetensi guru (misalnya hasil tes Kompetensi Guru), rasio hitungan penerima didik dalam satu kelas, sarana prasarana pembelajaran, pertolongan dana, serta kebijakan sekolah. makin tinggi aspek guru serta daya dukung, makin tinggi pula nilai KKMnya. 

adanya sebagian perubahan salah satu dalam pembuatan KKM Kurikulum 2013 (K13), muatan dan mana dari KKM terendahlah akan didapati predekat yang karenanya akan masuk ke dalam raport.

Subscribe to receive free email updates:

loading...