Ujian Nasional 2016 Tidak Memilih Kelulusan ? Siapa Bilang ...

Ujian Nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan dari satuan pendidikan di tahun  Ujian Nasional 2016 tidak memilih kelulusan ? Siapa bilang ...

"Ujian Nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan dari satuan pendidikan di tahun 2016 ini." Pernyataan tersebut begitu menggelitik lantaran kalau kita 'gagal paham' akan menimbulkan pemahaman bahwa kelulusan penerima didik dari satuan pendidikan sudah sanggup ditentukan sesudah proses ujian sekolah tamat tanpa menunggu pelaksanaan ujian nasional. 

Mari kita coba buka Permendikbud No. 57 tahun 2015. Pada kepingan VIII pasal 24 disebutkan bahwa : Peserta didik dinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan sesudah memenuhi kriteria:
  1. menyelesaikan seluruh aktivitas pembelajaran;
  2. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan
  3. lulus Ujian S/M/PK.
Selanjutnya pada pasal 27 disebutkan bahwa kelulusan ditetapkan oleh setiap Satuan Pendidikan yang bersangkutan dalam rapat dewan guru sesudah pengumuman hasil UN bagi satuan pendidikan formal dan bagi satuan pendidikan non formal ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melalui rapat pleno dengan melibatkan perwakilan dari Satuan Pendidikan nonformal sesudah pengumuman hasil UN.

Mengapa rapat penentuan kelulusan harus dilaksanakan sesudah pengumuman hasil UN ? Karena setiap siswa wajib mengikuti UN dalam rangka mengukur pencapaian kompetensi lulusan secara nasional. Begitu pula tanggal dan tahun penandatanganan ijazah dan SHUN dilakukan pada tanggal dan tahun yang sama secara nasional dalam rangka mengendalikan pengeluaran ijazah.

Oleh lantaran itu apabila siswa tidak sanggup mengikuti UN pada tahun yang sama dengan Ujian S/M/PK kelulusan siswa yang bersangkutan dari satuan pendidikan belum sanggup ditetapkan lantaran siswa tersebut belum mengikuti UN. Siswa yang bersangkutan wajib mengikuti UN berikutnya.

Ini artinya bahwa mengikuti Ujian Nasional wajib dilakukan oleh penerima didik, kalau tidak mengikuti maka penerima didik tersebut belum sanggup diluluskan. 

Adapun berapa nilai yang diperoleh dari Ujian Nasional itu apakah sanggup mempengaruhi kelulusannya atau tidak, semua itu tergantung dari hasil rapat dewan guru menurut kriteria yang telah disusun oleh satuan pendidikan masing-masing.

Apabila satuan pendidikan memasukkan unsur nilai UN dalam kriteria kelulusannya maka otomatis perolehan nilai UN sanggup menjadi penentu kelulusannya. Sebaliknya apabila satuan pendidikan tidak memasukkan nilai hasil UN ke dalam salah satu kriteria kelulusan maka berapapun nilai UN nya tidak akan mempengaruhi kelulusannya.

Yang mempengaruhi kelulusannya yakni IKUT atau TIDAK IKUT Ujian Nasional.

Wallahu a’lam bish-shawab...

Sumber http://www.al-maududy.com/

Subscribe to receive free email updates:

loading...