E-Pupns : Tokonya Belum Buka, Pembeli Sudah Rame Antri

 Oleh lantaran itu Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil tahun ini dikenal dengan istilah e e-PUPNS : tokonya belum buka, pembeli sudah rame antri

Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) terakhir dilakukan pada tahun 2003 dan tahun ini (2015) dilakukan secara daring. Oleh lantaran itu Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil tahun ini dikenal dengan istilah e-PUPNS.

Sejak diterbitkannya Peraturan Kepala  Badan Kepegawaian Negara Nomor 19 Tahun 2015 ihwal Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil Secara Elektronik Tahun 2015, e-PUPNS tahun 2015 mulai ramai dibicarakan terutama oleh para netizen baik oleh kalangan operator sekolah maupun Pegawai Negeri Sipil. Bagaimana tidak, lantaran hukuman yang sanggup ditimbulkan jikalau tidak melaksanakan update data melalui e-PUPNS 2015 cukup berat yaitu datanya tidak akan tercatat di dalam database ASN di BKN. Implikasinya PNS yang bersangkutan tidak akan mendapat layanan kepegawaian bahkan sanggup dinyatakan berhenti atau pensiun.


Pelaksanaannya yang berlangsung secara daring (online) juga menjadi sisi yang cukup menarik perhatian, lantaran diakui atau tidak, tidak semua PNS/CPNS yang menguasai teknologi informasi. Hal ini menjadi ramai diperbincangkan terutama di kalangan Operator Sekolah. Sehingga tidak mengherankan jikalau kemudian sering muncul pertanyaan, "Siapakah yang mengerjakan e-PUPNS  PNS atau OPS ?"

OPS seolah stress berat dengan maraknya aneka jenis pendataan yang membutuhkan keterampilan dan penguasaan IT sehingga sering pekerjaan itu dibebankan di bahu OPS. Cetusan bernada apriori "aplikasi apa lagi nih ... !" menjadi sesuatu yang lumrah.

Seperti yang dilansir laman bkn.go.id, Direktur Arsip Kepegawaian II BKN Wakiran, Senin (10/8/2015) di Kantor Regional (Kanreg) III BKN Bandung dalam program Sosialisasi dan Pelatihan Implementasi Sistem e-PUPNS bagi Pengelola Kepegawaian se-wilayah Kanreg III menyampaikan bahwa "setiap PNS berkewajiban mengikuti updating data melalui e-PUPNS"

Bahkan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana (Kamis, 30 Juli 2015) menyampaikan bahwa Melalui e-pupns, masing-masing PNS memutakhirkan datanya sendiri. “Dengan proses ini, dibutuhkan proses pemutakhiran data PNS sanggup berlangsung lebih cepat dan efektif”. PNS yang tidak memutakhirkan datanya, akan mengalami kerugian, mengingat data mutakhir akan menjadi salah satu contoh penentuan grade yang berkorelasi dengan besaran tunjangan kinerja yang diterima.

Dengan demikian sanggup disimpulkan bahwa kiprah dan tanggung jawab pengerjaan e-PUPNS ini bersifat individual bagi CPNS/PNS yang bersangkutan. Kalaupun CPNS/PNS tersebut membutuhkan tunjangan Operator Sekolah dengan alasan gaptek, maka berdasarkan kami (admin ) itu sah-sah saja, dengan catatan ada komitmen diantara mereka terutama yang berkaitan dengan kerahasiaan  data maupun kebutuhan-kebutuhan yang mesti dipenuhi bagi OPS.

Tokonya belum buka, pembeli sudah rame antri

Kenyataan yang terjadi menyerupai paparan di atas menjadikan laman https://epupns.bkn.go.id menjadi ramai diakses. Akan tetapi hingga goresan pena ini kami posting laman tersebut belum resmi dibuka, masih dalam tahap uji coba. Proses e-PUPNS itu sendiri rencananya akan dimulai semenjak tanggal 1 September hingga dengan 31 Desember 2015 sesuai surat edaran dari Kepala BKN no K 26-30/V 77-4/99 tanggal 27 Juli 2015 ihwal implementasi e-PUPNS 2015.
 Oleh lantaran itu Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil tahun ini dikenal dengan istilah e e-PUPNS : tokonya belum buka, pembeli sudah rame antri

Pada surat tersebut dinyataka pula bahwa  sebelum pelaksanaan e-PUPNS akan dilaksanakan sosialisasi dan training implementasi e-PUPNS bagi pengelola kepegawaian instansi sentra dan  daerah. Sosialisasi tersebut akan dilaksanakan di kantor BKN sentra (bagi pengelola kepegewaian Instansi pusat)  dan di kantor Regional I hingga XIV (bagi pengelola kepegawaian provinsi/kabupaten/kota).

So... yang penting untuk dilakukan dikala ini ialah mempersiapkan semua data-data individual CPNS/PNS serta dokumen pendukungnya dan berusaha mmencari tahu sebanyak-banyaknya ihwal pelaksanaan e-PUPNS 2015, sehingga pada saatnya nanti ketika laman epupns.bkn.go resmi dibuka maka kita tidak akan mengalami kesulitan.

Sumber http://www.al-maududy.com/

Subscribe to receive free email updates:

loading...