Sekilas Perihal “Data Warehouse” Kemdikbud

Rencana Pengembangan Sistem Pendayagunaan Data Kemdikbud RI Sekilas perihal “Data Warehouse” Kemdikbud
Rencana Pengembangan Sistem Pendayagunaan Data Kemdikbud RI
Dasar Pengelolaan Data & Informasi Kemdikbud ialah pengembangan sistem di Kementerian Pendidikan & Kebudayaan yang merupakan hasil dari perencanaan & pemahaman bersama, diubahsuaikan dengan RBI Kemdiknas.
Data Pokok Pendidikan harus mempunyai empat jenis/sifat data yaitu:
  1. TABULAR,
  2. SPASIAL,
  3. CITRA DAN
  4. VEKTOR.
Dengan pemfokusan bahwa semua data harus berangkat dari data:
  1. ENTITAS PTK
  2. ENTITAS LEMBAGA
  3. ENTITAS PESERTA DIDIK, DAN
  4. AKTIVITAS (MENGUBAH ENTITAS).
Didalam alur Data dan Informasi, PDSP mempunyai kiprah dan fungsi sebagai Data Warehouse (Gudang Data) Kemdikbud. Sebab menurut Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2011 : Tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan Menteri Pendidikan Nasional, PPDSP mempunyai kiprah dan fungsi :
  1. Melakukan penyimpanan hasil pengumpulan data pada masing-masing unit kerja yang melaksanakan pengumpulan data dan Pada Pusat Data Dan Statistik Pendidikan dengan memastikan adanya sinkronisasi data antara keduanya
  2. Menggunakan hasil pengumpulan data tersebut sebagai satu-satunya sumber (acuan) data pendidikan (terkait entitas penerima didik, satuan pendidikan, dan pendidik dan tenaga kependidikan) dalam melaksanakan acara dan pengambilan keputusan terkait dengan entitas pendidikan yang di data
  3. Menggunakan data pendidikan yang ada pada Pusat Data dan Statistik Pendidikan sebagai satu-satunya sumber (acuan) data pendidikan untuk pelaksanaan kegiatan, kajian, dan/atau pengambilan keputusan. Hasil pelaksanaan acara dan/atau pengambilan keputusan yang mengubah nilai suatu atribut harus dilakporkan kembali ke Pusat Data dan Statistik Pendidikan
Data warehouse Kementrian pendidikan dan Kebudayaan ialah sebuah sistem yang mengambil dan menggabungkan data secara periodik dari aneka macam unit utama pengumpul data ke penyimpanan data bentuk dimensional atau normal yang berada di Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) 

Data warehouse Kementrian pendidikan dan Kebudayaan ialah merupakan penyimpanan data yang berorientasi objek, terintegrasi, mempunyai variant waktu, dan menyimpan data dalambentuk nonvolatile sebagai pendukung manejemen dalam proses pengambilan keputusan.

Data warehouse menyatukan dan menggabungkan data dalam bentuk multidimensi. Pembangunan data warehouse mencakup pencucian data, penyatuan data dan transformasi data dan sanggup dilihat sebagai praproses yang penting untuk digunakandalam data mining. 

Selain itu data warehouse mendukung Online Analytical Processing (OLAP), sebuah alat yang dipakai untuk menganalisis secara interaktif dari bentuk multidimensi yang mempunyai data yang rinci. Sehingga sanggup memfasilitasi secara efektif data generalization dan data mining.

Data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS (Decission Support System) dan EIS (Executive Information System).
Rencana Pengembangan Sistem Pendayagunaan Data Kemdikbud RI Sekilas perihal “Data Warehouse” Kemdikbud
Informasi dan Data Reference Terkait Dengan Pembangunan Data Warehouse

Pembangunan Data Warehouse bertujuan untuk menghasilkan suatu INFORMASI, dimana isu sanggup terwujud dengan sumbangan dari lima faktor, yaitu Data, Hardware, software, brainware (SDM), dan management. Data itu sendiri kalau diklasifikasikan secara teknis mempunyai tiga tingkatan, yaitu Data warehouse, Database dan Data Awal.
    • Data Warehouse: Kumpulan DATABASE yang saling terintegrasi dengan key sistem tertentu.
    • Database : Kumpulan Data yang mempunyai key sistem yang terintegrasi dengan Data Referense
    • Data: Spesifikasi setiap Entitas. Data Referense :
Data Acuan
A. Data Master Referense terdiri dari:
  1. Identitas Siswa,
  2. Identitas PTK,
  3. Identitas Satuan Pendidikan,
  4. Identitas Wilayah Administrasi
B. Data Referense Operasional terdiri dari:
  1. Status (N+S),
  2. Jenis (TK, SD, SMP……),
  3. Jenis Kelamin (L+P),
  4. Penyelenggaraan ……..dll
Data Warehouse secara fisik data dikelompokkan menjadi 6 kelompok, yaitu:
  1. Data Kompilasi
  2. Data Verifikasi dan Validasi Individual/Entitas
  3. Data Rangkuman Satuan Pendidikan
  4. Data Rangkuman Kab-Kota/Provinsi/Nas
  5. Data Indikator Pendidikan
  6. Data Mart untuk Analisis
Untuk menghasilkan data Mart/Analisis melalui proses 5 tahapan, yaitu :
  1. Proses Kompilasi
  2. Proses Verifikasi & Validasi Individual/Entitas
  3. Proses Verifikasi & Validasi Proses Pembelajaran Satuan Pendidikan
  4. Proses Verifikasi & Validasi Indikator Pendidikan Kab-Kota/Provinsi/Nasional
  5. Proses Analisis dengan memilih Data Mart (Indikator yang dibutuhkan untuk analisis)

Sumber http://www.al-maududy.com/

Subscribe to receive free email updates:

loading...