Contoh Pidato Bertema Memperingati Tahun Baru Hijriyah

Assalamu`alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillahi ladzi hadaa naa lihadza, wamaa kunna linah tadinya laula an hadaa naa Allah, wasshalatu wassalam ala sayidina Rasulullah Muhammad bin Abdullah, wa ala alihi  wasahbihi waman tabi`a Hudaa hu ila yaumi yal qaahu.
Terlebih dahulu marilah kita mengucapkan syukur Alhamdulillah atas segala karunia dan nikmat yang diberikan Yang Mahakuasa kepada kita semua, sehingga ketika ini kita mampu berkumpul bersama – sama dalam keadaan sehat wal afiat. Tak lupa shalawat dan salam supaya tercurah limpahkan kepada nabi akhirul jaman Muhammad SAW
Teman-teman, tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Tahun gres 1433 hijriyah sebentar lagi tiba. Sungguh tak terasa kita menjalan hidup di dunia ini. Setahun usia kita bertambah. Mungkin kita perlu bertanya pada diri kita sendiri, apakah selama setahun terakhir amal apa yang lebih banyak kita perbuat? Amal baik atau buruk?
Marilah kita sebentar merenung dan mengingat kembali perjalanan hidup kita yang telah lalu. Tahun gres 1433 hijriyah merupakan satu tonggak bagi kita untuk berubah. Sebagaimana dulu Rasulullah SAW berhijrah dari Kota Mekkah ke kota Madinah. Beliau berhijrah bukan melarikan diri dari musuh, namun mengikuti perintah Yang Mahakuasa SWT.
Memaknai hijrah, kita tidak harus secara fisik berpindah dari satu daerah ke daerah lain. Hijrah di masa kini lebih dimaknai sebagai perubahan sikap dan prilaku kita. Tahun yang akan datang, kita harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Apabila kita di tahun lalu banyak berdosa, maka bertobatlah dan berjanji untuk tidak mengulangnya kembali.
 Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 39`  yang artinya : “Maka Barangsiapa bertaubat sesudah melaksanakan yang kejahatan itu dan memperbaiki diri, Maka Sesungguhnya Yang Mahakuasa mendapatkan taubatnya. Sesungguhnya Yang Mahakuasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Terakhir, sebagai seorang pelajar kita juga harus hijrah. Kalau tahun lalu kita santai-santai, lebih banyak bermain dari pada mencar ilmu maka mulai ketika ini marilah kita gunakan waktu yang kita miliki untuk belajar. Karena menuntut ilmu juga merupakan amalan yang wajib hukumnya bagi umat islam.
Rupanya pembicaraan dari saya dicukupkan sekian. Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah, supaya Yang Mahakuasa selalu merahmati kita semua.
Wabilallahi taufik al hidayah wassalam`alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sumber https://selalusiapbelajar.blogspot.com

Subscribe to receive free email updates:

loading...