Cara Pengisian Formulir SPT 1770 S Secara Online

Ada satu slogan yang didengungkan dan disosialisasikan oleh dirjen pajak yang berbunyi “Orang bijak taat pajak“. Maknanya kurang lebih, kalau anda orang bijak maka bayarlah pajak alasannya ialah bila tidak bayar pajak berarti anda bukan orang bijak.  

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang utama untuk membiayai kelangsungan pembangunan di negara ini. Semakin taat warga bayar pajak, maka pendapatan negara akan meningkat. Bila pendapatan negara meningkat, pembangunan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Pajak sendiri bermacam-macam jenisnya. Ada pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor, pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, pajak penjualan barang mewah dan lain-lain. Yang akan kita bahas di sini ialah pajak penghasilan khususnya pajak penghasilan untuk pegawai tetap (PNS, TNI/Polri, Karyawan Perusahaan dll).

Pembayaran Pajak penghasilan Pegawai Tetap (PNS, TNI/Polri, Karyawan Perusahaan dll)  langsung di potong dan dibayarkan ke kantor pajak oleh instansi/perusahaan dimana pegawai tersebut bernaung. Kewajiban pegawai tersebut hanyalah melaporkan SPT tahunan setiap final tahun pajak berakhir.

Ada dua jenis SPT bagi pelaporan SPT wajib pajak pribadi ini, yaitu SPT 1770 S dan SPT 1770 SS. SPT 1770 S diperuntukan bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan lebih dari 60 juta per tahun. Sedangkan Formulir SPT 1770 SS diperuntukan bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan kurang dari 60 juta pertahun.

Kali ini akan dibahas cara pengisian Formulir e-SPT 1770 S secara online bagi pegawai yang memiliki penghasilan lebih dari 60 juta. Sebelum mengisi e-SPT persiapkan terlebih dahulu Bukti Potong Pajak ( Formulir 1721-A2 dan 1721-VII). Untuk lebih jelasnya ikuti uraian pengisian Formulir e-SPT 1770 S di bawah ini:

1. Masuk ke alamat https://djponline.pajak.go.id/account/login  dengan NPWP dan password yang dimiliki wajib pajak.
2. Setelah masuk laman DJP Online, klik E-Filing, klik Buat SPT. Maka and akan dibawa ke halaman awal untuk membuat SPT. Di halaman awal ini ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab menyerupai di bawah :
3. Setelah semua pertanyaan di jawab, akan ada 3 pilihan formulir 1770 S untuk membuat SPT. Yang akan dibahas di sini ialah dengan pilihan ` Dengan bentuk formulir`. Klik pada kotak hijau bertuliskan `SPT 1770 S dengan formulir`. Akan muncul halaman pertama Form 1770 S yaitu Data Formulir. Isi data formulir dengan lengkap setelah selesai klik langkah selanjutnya.
4. Kita masuk ke lampiran II. Pada bab ini ada 4 bab isian, yaitu bab A, B, C dan D. Klik pada bab A. Penghasilan yang dikenakan PPh Final dan atau bersifat final. Selanjutnya klik tambah.  Akan muncul 14 uraian sumber/jenis penghasilan. Pilih poin yang sesuai dengan bukti potong pajak yang kita miliki. Untuk PPh santunan sertifikasi Guru  pilih poin 14













.Isi DPP/Penghasilan Bruto dan PPH terhutang dengan melihat dari Bukti Potong Pajak (Formulir 1721-VII bab B). Setelah selesai klik simpan.
Selanjutnya klik bab B: Harta Pada Akhir Tahun. Bila harta wajib pajak tidak berubah dari tahun sebelumnya, klik pada menu`harta Pada SPT Tahun Lalu`. Secara otomatis format akan terisi dengan sumber data dari SPT tahun yang lalu. Bila akan menambah harta klik tambah.
Untuk pengisian bab C dan D sama menyerupai pengisian pada bab B. Bila semua sudah selesai, klik langkah selanjutnya.

5. Di lampiran I terdapat 3 bagian, yaitu Bagian A, Bagian B dan Bagian C. Abaikan bab A dan B bila di bukti potong pajak tidak ada data yang harus dimasukan. Klik bab C, klik tambah. Akan muncul kotak isian.
 Isi dengan berpedoman pada bukti potong pajak (Formulir 1721-A2). . Jumlah PPh yang disimpan isi dengan melihat Formulir 721-A2 bab B nomor 23. Setelah selesai klik simpan. kemudian klik langkah berikutnya.
6. Kita hingga di Formulir SPT 1770 S bab Induk. Pada bab identitas isi dengan identitas wajib pajak (Tidak Kawin atau kawin). Klik lanjut ke A. Pada bab No 1 ;Penghasilan Netto dalam Negeri........, diisi dengan berpedoman pada formulir bukti potong pajak. Bagian lainnya akan otomatis terisi.
Lanjut ke bagain B. Di bab ini isi jumlah tanggungan (anak) sesuai dengan jumlah tanggungan wajib pajak. Jumlah tanggungan ini kuat kepada besaran penghasilan kena pajak dan penghasilan tidak kena pajak. Besaran penghasilan kena pajak dan tidak kena pajak di formulir SPT online harus sama dengan yang tertera di bukti potong pajak. 
Untuk Bagian C, D dan E akan otomatis terisi bila bab A no 1 dan bab B no 7 sudah terisi dengan benar. Pada bab E no 16 PPH Kurang/Lebih bayar, angka yang tercantum seharusnya Nol. Bila tidal nol periksa lagi pengisian pada bab A No 1 (Jumlah penghasilan netto) dan B No 7 (jumlah tanggungan). Untuk bab F abaikan saja tidak perlu diisi

7. Bila pengisian dari A hingga F selesai, lanjutkan ke pernyataan. Centang pada kolom baiklah atau agree. Klik langkah selanjutnya. Pada bab ini kita diberi 2 pilihan: mengirim SPT yang telah kita buat atau menyimpannya dulu nanti dikirimkan di lain waktu. Bila anda sudah merasa yakin akan kebenaran data yang diisi silahkan kirim e-SPT dengan mengklik tombol kirim SPT setelah sebelumnya memasukan terlebih dahulu isyarat verifikasi. Bila merasa belum yakin dan ingin memeriksa kembali e-SPT nanti, klik selesai. e-SPT otomatis akan tersimpan. Kita mampu melihat konsep SPT yang telah kita buat dengan mengklik menu `Submit SPT`. Dan bila sudah merasa yakin akan kebenaran datanya, klik kirim.

Sumber https://selalusiapbelajar.blogspot.com

Subscribe to receive free email updates:

loading...